orang mati meninggalkan belang

September 14, 2008

“Huh!”

Panasnya mentari siang ini…

seorang pria berhidung belang

berjalan pelan

menyusuri gang-gang sempit

sampai akhirnya dia membuka pintu sebuah rumah

“blak”

“krek”

“BLUK!”

si pria jatuh persis di depan pintu

saat sepasang mata tajam menatapnya nanar

mata milik si belang

yang kemudian menjilati wajah si pria

si belang menjilat si belang

harus ada yg melanjutkan kebelangan ini

yang pasti

belang satu hilang

muncul belang lainnya

dan siap melanjutkan rangkaian tulisan ke depan

Iklan